Paraformaldehida 92%
adalah polimer formaldehida dalam bentuk bubuk atau butiran putih dengan tingkat kemurnian 92%. Senyawa ini sering digunakan sebagai pengganti formaldehida cair karena bentuknya yang padat membuatnya lebih mudah disimpan, ditangani, dan memiliki konsentrasi yang lebih tinggi.
Kegunaan :
Paraformaldehida 92% memiliki berbagai aplikasi industri dan laboratorium, antara lain:
-
- Industri resin: Bahan baku untuk pembuatan resin sintetis, seperti resin urea-formaldehida, fenol-formaldehida, dan melamin, yang digunakan dalam produk kayu seperti papan partikel dan kayu lapis.
- Perekat: Bahan aktif untuk produksi perekat.
- Desinfektan dan sterilisasi: Digunakan sebagai fungisida dan desinfektan karena sifat antimikrobanya yang kuat, efektif membunuh bakteri, virus, dan jamur di fasilitas kesehatan dan pertanian.
- Laboratorium: Bahan fiksatif untuk preparasi jaringan dalam histologi dan patologi.
- Industri farmasi: Bahan baku dalam pembuatan obat-obatan dan vaksin tertentu.
- Pertanian: Digunakan sebagai fungisida untuk melindungi tanaman dari infeksi jamur.
Sifat dan karakteristik
-
- Wujud: Serbuk atau butiran padat berwarna putih.
- Bau: Memiliki bau seperti formaldehida.
- Kelarutan: Larut dalam air panas dan alkali, tetapi sedikit larut dalam air dingin.
- Reaktivitas: Dapat mengalami depolimerisasi kembali menjadi formaldehida (gas) dengan pemanasan kering atau menjadi formaldehida (larutan) dengan penambahan air, asam, atau basa.
Bahaya dan penanganan
Paraformaldehida harus ditangani dengan sangat hati-hati karena menghasilkan gas formaldehida yang beracun, karsinogenik, dan mudah terbakar.
-
- Inhalasi: Menghirup gas formaldehida dapat menyebabkan iritasi saluran pernapasan, batuk, dan sesak napas. Paparan jangka panjang dapat meningkatkan risiko kanker.
- Kontak dengan kulit: Dapat menyebabkan iritasi, ruam, dan sensasi terbakar.
- Tertelan: Berisiko merusak sistem pencernaan.
- Penyimpanan: Simpan di tempat yang sejuk, kering, dan berventilasi baik, jauh dari bahan yang tidak kompatibel seperti pengoksidasi dan asam.
- Penanganan tumpahan: Tumpahan paraformaldehida padat harus dibersihkan dengan hati-hati, sebaiknya menggunakan penyedot debu dengan filter HEPA, dan dilarang disapu kering.





Ulasan
Belum ada ulasan.