PARAFORMALDEHYDE 96%

+ Free Shipping
Kategori:
Paraformaldehida 96%

adalah polimer formaldehida dalam bentuk bubuk padat berwarna putih dengan bau yang khas. Bahan kimia ini digunakan sebagai pengganti formaldehida cair, terutama dalam industri yang membutuhkan konsentrasi tinggi formaldehida anhidrat (bebas air).

Karakteristik dan komposisi:
    • Wujud fisik: Padatan (bubuk, butiran, atau prill) berwarna putih.
    • Kandungan: Paraformaldehida 96% mengandung setidaknya 96% polimer formaldehida.
    • Rumus kimia:
      OH(CH2O)nHcap O cap H open paren cap C cap H sub 2 cap O close paren sub n cap H

      𝑂𝐻(𝐶𝐻2𝑂)𝑛𝐻

      , di mana ‘n’ adalah jumlah unit berulang, dengan rata-rata sekitar 30.

    • Perilaku: Ketika dipanaskan atau dilarutkan dalam air panas, paraformaldehida akan terdepolimerisasi kembali menjadi formaldehida.
    • Penyimpanan: Bentuk padat ini lebih stabil dan lebih mudah disimpan dibandingkan formaldehida cair, yang memerlukan tangki penyimpanan khusus yang lebih mahal. 


Penggunaan:
Paraformaldehida 96% digunakan dalam berbagai industri:
    • Resin dan perekat: Bahan baku untuk produksi resin urea-formaldehida, resin melamin, dan fenol, yang digunakan dalam pembuatan produk kayu seperti kayu lapis dan partikel.
    • Pertanian: Sebagai insektisida, fungisida, dan herbisida.
    • Disinfektan: Dapat digunakan sebagai disinfektan fumigasi untuk membersihkan ruangan, pakaian, atau peralatan.
    • Pendidikan dan penelitian: Di laboratorium biologi dan biomedis, paraformaldehida dilarutkan dalam air panas untuk membuat larutan formaldehida segar, yang digunakan untuk fiksasi (pengawetan) jaringan dan sel.
    • Medis: Bahan efektif dalam krim kontrasepsi.
    • Lainnya: Industri cat (perekat, agen pengering, dan pengilap), pewarna, dan plastik.


Bahaya dan keselamatan
Paraformaldehida harus ditangani dengan sangat hati-hati karena dapat melepaskan uap formaldehida yang beracun, mudah terbakar, dan bersifat karsinogenik.
    • Bahaya kesehatan:
        • Inhalasi: Uapnya dapat menyebabkan iritasi parah pada mata, hidung, dan saluran pernapasan. Paparan kronis dapat memicu asma dan edema paru.
        • Kontak: Menyebabkan iritasi dan luka bakar pada kulit dan mata. Kontak berulang dapat menyebabkan sensitisasi kulit.
        • Karsinogenik: Paparan jangka panjang terhadap formaldehida, yang dilepaskan paraformaldehida, diketahui meningkatkan risiko kanker nasofaring.

    • Tindakan pencegahan:
        • Ventilasi: Gunakan paraformaldehida hanya di area dengan ventilasi yang memadai atau dalam lemari asam.
        • APD: Kenakan alat pelindung diri (APD) yang sesuai, seperti sarung tangan (butyl, nitril), kacamata pengaman, dan masker respirator, saat menangani bahan ini.
        • Penyimpanan: Simpan di tempat yang sejuk, kering, dan berventilasi baik, jauh dari sumber panas, nyala api, dan bahan yang tidak kompatibel seperti zat pengoksidasi.


Ulasan

Belum ada ulasan.

Jadilah yang pertama memberikan ulasan “PARAFORMALDEHYDE 96%”

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Keranjang Belanja